BUKA BLOKADE GAZA

Disunting dari kiriman grup Bulletin Ad Dakwah oleh Syaifullah.

Kaum muslimin rahimakumullah,

puing

puing serangan arteleri

Sebagaimana kita ketahui bersama, sudah 3,5 tahun Gaza diblokade secara social, politik, ekonomi, dan militer oleh Israel. Bahkan 2,5 tahun lalu tepatnya, 27 Desember 2008 Israel membantai kaum muslimin dengan melakukan serangan brutal yang menewaskan lebih dari seribu orang kaum muslim tewas, sekitar empat ribu orang luka-luka, rumah-rumah, kantor-kantor, sekolah-sekolah, masjid-masjid, dan rumah-rumah sakit pun hancur lebur.
Tentu masalah ini tak bisa dibiarkan, apalagi disepelekan, dan dilupakan begitu saja. Sebab, dibunuhnya seseorang saja adalah suatu masalah besar, apalagi 1000 orang. Sebab Baginda Rasulullah saw. diriwayatkan pernah bersabda: “Hancurnya dunia dan seluruhnya adalah sepele di sisi Allah daripada dibunuhnya jiwa seorang muslim”.

Kaum muslimin rahimakumullah,
Sampai hari ini Gaza masih terisolir. Terpisah dari Tepi Barat. Terpisah dari Yordania dan Libanon. Karena dibatasi oleh keberadaan lebih dari 5 juta orang Yahudi Israel yang telah menguasai lebih dari 85% wilayah Palestina. Satu-satunya jalan masuk Gaza adalah lewat Mesir melalui kota Rafah. Namun Mesir yang sudah kalah tiga kali perang melawan Israel nampaknya sudah jera dan belum memberikan pertolongan yang signifikan untuk membela saudara-saudara muslim kita yang telah berkali-kali dibantai dan kini nasibnya sangat mengenaskan dengan blokade yang panjang itu. Sedangkan apa yang dilakukan oleh Hizbullah dengan menembakkan roket Katyusha ke Israel bagian Utara dahulu belum memberikan dampak yang signifikan bagi upaya menolong saudara-saudara kita yang dizalimi itu. Sementara para pemimpin muslim yang lain belum begitu jelas apa yang mereka kerjakan untuk itu. Padahal telah jelas Rasul bersabda:
”Siapapun muslim adalah saudara setiap muslim, tidak boleh dia menzalimi dan menyerahkan (kepada musuh untuk diserang)”.

Berdiam diri, tidak berbuat apa-apa, tidak melindungi dan tidak mengusahakan menghilangkan blokade Israel atas Gaza serta membiarkan umat islam di Gaza terlunta-lunta adalah salah satu bentu nyata dari ”menyerahkan” saudara muslim kita kepada musuh yang tentu tidak dibenarkan atas orang-orang mukmin. Astaghfirullahal azhiim!

Kaum muslimin rahimakumullah,
Mensikapi perkembangan Gaza yang masih memprihatinkan itu, Forum Umat Islam (FUI) sebagai forum pimpinan berbagai organisasi/lembaga/gerakan Islam di Indonesia dalam Konferensi Pers bersama MERC dan sejumlah ormas Islam di kantor MERC Jakarta Senin lalu menyatakan:
1. Menyerukan kepada seluruh umat Islam, khususnya para ulama dan penguasa dunia Islam, agar MENYUARAKAN SERUAN BUKA BLOKADE GAZA kepada dunia, khususnya kepada Israel.

2. Menuntut kepada para penguasa muslim di seluruh dunia untuk segera melakukan MOBILISASI JIHAD dan mengirimkan tentaranya untuk memerangi Israel serta mengusir Israel dari Gaza dan seluruh tanah Palestina yang telah mereka duduki sejak mereka dimigrasikan oleh imperialis Inggris dari Eropa dan Amerika pasca perang dunia pertama (tahun 1918 M).

3. Menyerukan kepada para ulama dan pimpinan organisasi/ lembaga/ gerakan Islam beserta umatnya agar mempersiapkan para pemuda Islam untuk berjihad fi sabilillah melawan musuh Allah dan rasul-Nya, yakni Yahudi Israel, serta mengusir mereka dari wilayah Palestina yang telah mereka rampas dari kaum muslimin.

4. Mendukung segala upaya untuk membuka blokade atas Gaza, seperti ekspedisi kapal ”Mavi Marmara”, ”Asia to Gaza Solidarity Caravan”, ”One Boat to Gaza” demi menolong kaum muslimin di Gaza dari cengkeraman dan penindasan Yahudi Israel yang kejam dan melanggar batas-batas kemanusiaan.

5. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk membacakan qunut nazilah untuk keselamatan kaum muslimin di Gaza dan dibukanya blokade Gaza serta dikalahkannya dan dihancurkannya negara Zionis Israel, pasukan mereka, dan sekutu-sekutu mereka yang telah berkomplot menyerang dan menindas kaum muslimin.

Kaum muslimin rahimakumullah,
Kelima seruan di atas tentu tidak mudah implementasinya. Namun bila umat ini sadar akan kewajiban mereka untuk membela Islam dan saudara-saudara mereka yang dizalimi, dan kalau umat ini sadar akan kewajibannya menempuh jalan apapaun yang dibenarkan oleh Allah dan rasul-Nya untuk memberikan pembelaan dan pertolongan kepada kaum muslimin, maka insyaallah akan diberi jalan yang mudah oleh Allah SWT. Oleh karena itu, umat ini perlu kembali membaca dan merenungkan serta tentunya mengamalkan firman Allah SWT sesuai kemampuan:
Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan….(QS. Al Anfal 72).

Juga Rasulullah saw. Bersabda:
”Tolonglah saudaramu yang zalim maupun yang dizalimi” (Sahih Bukhari Juz 3/168).

Juga sabda beliau saw.:
Muslim itu saudara muslim yang lain, tidak menzaliminya dan tidak menyerahkannya kepada musuh. Siapa yang senantiasa memenuhi kebutuhan saudaranya niscaya Allah akan memenuhi kebutuhannya. Dan siapa yang menghilangkan kesusahan seorang muslim maka Allah akan menghilangkan kesusahannya pada hari kiamat. Dan siapa yang menutup aib seorang muslim maka Allah akan menutup aibnya pada hari kiamat” (Sahih Bukhari Juz 3/168).

Kaum muslimin rahimakumullah,
Menolong sesama saudara muslim dan membebaskan mereka dari penderitaan adalah tradisi orang-orang mukmin. Seorang muslim yang melihat pelecehan terhadap wanita muslim oleh seorang Yahudi di pasar bani Qainuqa langsung memberikan pertolongan hingga membunuh Yahudi peleceh seorang muslimah itu, sekalipun resikonya akhirnya dia dikeroyok oleh kaum Yahudi hingga akhirnya menemui ajalnya. Dan Rasulullah saw. Bersama kaum muslimin akhirnya mengepung pemukiman Yahudi Bani Qainuqa selama 15 malam hingga akhirnya mengusir mereka dari kota Madinah.

Khalifah Mu’tashim Billah mengerahkan bala tentaranya yang banyak demi mendengar jeritan seorang wanita muslimah yang dilecehkan di kota Amuria. Akibatnya terjadi perang dengan kesudahan 30 ribu orang Amuria ditewaskan, dan 30 ribu lainnya ditawan, dan kota tersebut diduduki! Oleh karena itu, aneh bin ajaib jika generasi kaum muslimin tidak segera meberikan pertolongan kepada kaum muslimin yang menjerit-jerit di berbagai negara karena mereka sedang ditindas oleh kaum kuffar! Dimana tanggung jawab kaum muslimin, terutama mereka yang punya kekuasaan untuk menggerakkan tentara reguler terhadap nasib kaum muslimin yang sedang dizalimi tersebut?

Disinilah pentingnya kesadaran akan kewajiban umat Islam memberikan solidaritas dan pertolongan atas dasar ukhuwwah Islamiyyah. Jika kesadaran umat kuat, maka seruan bersama untuk membongkar blokade Israel atas Gaza akan berkumandang dimana, bahkan jihad akan dikobarkan untuk membongkar blokade Gaza! Wallahua’lam!

Baarakallahu lii walakum..

Tentang apainitu

pemerhati umum
Pos ini dipublikasikan di HAM dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s