MENARIK BENANG MERAH

demi waktu

demi waktu

Menarik benang merah dari situasi dan kondisi dunia yang sudah berjalan sekitar satu dekade terakhir yakni telah terjadinya gejolak politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sungguh begitu komplek permasalahan yang ada dan menimpa berbagai negara khususnya sebagian besar dari negeri-2 berpenduduk muslim (yang jumlahnya 60 negara) di kawasan Afrika, Timur Tengah dan Asia.
Hal ini tidak terlepas dari kebijakan politik luar negri USA, ISRAEL dan Blok Barat yang over ackting dan arogan dalam menancapkan pengaruh hegemoninya sebagai negara maju dan negara kaya sebagai blok imperialis dunia. Apalagi kekuatan loby Yahudi yang telah menerobos masuk di setiap lini ekskutif dan yudikatif di negara-2 maju tersebut kini telah melebar dan melakukan penetrasi ke negara berkembang yang prospektif antara lain Indonesia.
Negara-2 muslim di Afrika, Timur Tengah dan Asia telah diporak porandakan dengan isue : terorristme, senjata pemusnah masal dan nuklir. Dengan slogan yang sangat arogan blok Barat menawarkan stigma paksaan, yakni ” anda kawan atau lawan ?” maka pilihlah salah satu, bila kawan maka anda harus tunduk pada perintah kebijakan politik blok Barat dan bila lawan maka anda akan dimusuhi dan di serang dengan berbagai dasar alasan. PBB sebagai manifestasi badan dunia secara deyure dan defacto hanyalah sebagai lembaga sarana blok Barat untuk menekan negara-2 lain, sebagai contoh Libya yang dua tahun lalu mengusulkan reformasi PBB maka diawal tahun 2011 ini diserang secara militer beramai ramai oleh blok Barat dan NATO-nya, dengan dasar alasan sepihak yang dipaksakan.
Begitu juga Afghanistan dan Irak hancur diserang oleh kekuatan militer blok Barat dengan dasar alasan yang dimanipulasi dan dipaksakan tanpa ada pembenaran secara obyektif berdasar kedaulatan sebuah negara dan kaidah etika hubungan internasional. Pakistan sekarang seperti negara yang sudah tidak punya kedaulatan dan lebih sesuai dengan sebutan boneka Barat, Iran sudah digiring dan ditekan beramai ramai dalam masalah program nuklir bersama Korea Utara, namun kedua negara ini masih bisa bertahan karena kuat memegang prinsip dan kedaulatan negara.
Indonesia bagaimana ?! ini yang sudah sejak 9 tahun lalu digiring dengan opini ke lubang buaya, dengan cara disusupkan isue terorristme pararel dalam hal waktu dengan yang dilakukan terhadap Afghanistan, yakni : untuk Afghanistan maka dibuatlah peristiwa pesawat bomber gedung kembar WTC di New York pada bulan September 2001, sedang untuk Indonesia dibuatlah peristiwa bom Bali pada bulan Oktober 2002, jarak waktu antara keduanya 1 tahun.
Target yang dibidik di Afghanistan adalah Al Qaeda (Talliban) pimpinan Usama Bin Laden, sedang di Indonesia adalah kelompok muslim dari kalangan pondok pesantren ndeso yakni antara lain kelompok Amrozi cs, Dr. Azhari (Malaysia), Abdullah Sonata dan Abu Bakar Ba’asyir yang punya reputasi dikawasan regional Asia Tenggara.
Tetapi hal itu (operasi terorristme) tidak hanya berhenti sampai disitu yakni kelompok-2 tersebut diatas, melainkan sekarang target sudah melebar kearah sekolah lanjutan menengah atas dan perguruan tinggi dan yang paling terbaru telah mentarget pondok pesantren modern Manhaj Al Zaytun di Indramayu Jawa Barat dengan jeratan tuduhan yang sedikit berbeda yakni NII (negara Islam Indonesia) dimana sebelumnya dibuatkan peristiwa terorristme guna input feed untuk dasar menuduh NII versi Al Zaytun yakni bom bunuh diri di masjid Mapolres Cirebon.
Dan sekarang beredar berita di media bahwa komunitas kelompok pendukung Yahudi Israel yang berada di Indonesia akan merayakan hari kemerdekaan Negara Israel pada tanggal 14 Mei 2011 di Jakarta Selatan. Padahal sebelumnya juga diberitakan oleh media bahwa kelompok IIPAC (loby Yahudi di Indonesia yang didirikan / diresmikan 8 th lalu) memberikan pernyataan bahwa mereka akan mencari calon Presiden Indonesia pada pemilu tahun 2014 mendatang. Pernyataan tersebut terasa sudah disetting menjelang diluncurkannya pentargetan terhadap isue NII yang sekarang sedang proses hukum atas dasar tuduhan dimaksud.
Kemudian bagaimana menarik benang merah itu ?! . maka berdasarkan fakta yang ada dapatlah diurutkan kronologis proses penetrasi Yahudi tersebut di Indonesia dengan menggunakan tangan USA, yakni : melalui kapal perang angkatan laut Amerika yang sandar di Benoa Bali maka dibuatlah bom Bali pada bulan Oktober 2002, kejadian itu kemudian dikembangkan lebih lanjut dengan kejadian-2 bom berikutnya di Bali maupun di Jakarta dengan target tempat wisata, gedung Kedutaan dan Hotel Barat oleh kaki tangan domestik yang duduk di pemerintahan melalui jalur Kedubes Barat, hal itu lalu diikuti dengan langkah strategis lainnya yakni pemaksaan pembentukan badan atau lembaga bidang teror di pemerintahan dan sudah tercipta dan terlaksana yakni Densus 88 yang disusul sebuah badan yang lebih besar lagi BNPT hingga sebuah lembaga pelatihan tingkat Internasional yakni JCLEC. Maka lengkaplah sudah aneksasi sebuah pemerintahan oleh Yahudi di Indonesia hingga menjadi sebuah pemerintahan boneka.
Memang secara demographi Indonesia adalah negara prospektif dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia dan letak geografis strategis dan pertumbuhan ekonomi besar, kekayaan alam melimpah dan sumber daya manusia melimpah. Inilah yang di incar oleh Yahudi untuk menguasai dunia Islam dan lompatan besar dalam upaya menghancurkan dunia Islam lebih lanjut. Akan mampukah mereka ?! . maka hanya waktulah yang akan membuktikan.
Oleh sebab itu waspadalah kita semua terhadap hal tersebut.. semoga saja mereka segera hancur di telan bumi *_*

Tentang apainitu

pemerhati umum
Pos ini dipublikasikan di POLITIK dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s