Skenario dajjal

Petir azab

Kejadian bom bunuh diri yg melanda pada saat sedang berlangsung rapat para pejabat tinggi Suriah dg korban para Menteri  (Menhan, Mendagri, Sekretaris Presiden dll)  kemudian disusul dengan adanya bom bunuh diri di kawasan lain, yakni pada bus turis di Bulgaria dg korban para turis Israel, di pertengahan bulan Juli 2012 ini tampak sebagai pola modus operandi lama mirip dg modus pada peristiwa 9/11 New York dan bom Bali 2002 yg dimainkan ulang oleh pihak negara USA , Barat dan Israel sebagai taktik lempar batu sembunyi tangan yg selama ini digunakan oleh mereka. Bisa saja dan atau boleh jadi mereka menggunakan orang-orang yg telah disiapkan dg brain washing atau cuci otak lalu difasilitasi dan digerakan seperti yg selama ini diterapkan pada setiap kasus bom bunuh diri. Pelaku bom bunuh diri bisa didapat dari berbagai sumber antara lain : para tahanan kasus terorisme, atau orang-orang yg telah digalang oleh agent intelegent, atau kelompok orang-orang yg tertipu dan lain-lain. Alur ekspansi target intervensi militer pada saat tahun-tahun belakangan ini, yg mendapat giliran sebagai target zionisme Barat adalah negara Suriah yg diplaning pararel dg pengkondisian target berikutnya yakni negara Iran. Suriah dikondisikan dg penciptaan kelompok oposisi yg kemudian dikembangkan menjadi kelompok pemberontak yg didukung oleh blok Barat, sedang Iran dikondisikan dg penciptaan isu global nuklir yg secara bertahap dilanjutkan dengan penerapan tata niaga embargo minyak dan perbankan sentral negara Iran, kemudian yg terbaru diciptakan isu terorisme untuk pencitraan dan menuding Iran sebagai faktor dalang dibaliknya, ini semua hanyalah politik strategi pencitraan zionis global untuk membangun opini publik dunia yg berangkat dari segala materi kebohongan dan kepalsuan pihak Barat.

Maka dalam gerakan politik dan militer untuk menekan Suriah dan Iran ini, sebagai respon dari komunitas kemitraan internasional telah terjadi penentangan oleh pihak negara Rusia dan China yg berhadapan secara langsung dg blok USA, Israel dan Barat di forum dewan keamanan PBB maupun di lapangan pisik kawasan regional sebagai pihak yg pro dan memiliki kepentingan nasional di Suriah dan Iran.

Dalam aksi terbaru kasus bom bunuh diri tersebut diatas, tampak bahwa eskalasi konflik telah ditingkatkan ke basik kondisi dasar dari visi dan misi slogan semula sebagaimana telah dicanangkan sejak 11 th lalu, yakni perang melawan terorisme yg nota bene pada faktanya adalah perang terhadap komunitas umat muslim di seluruh dunia, agar mereka hancur dari segi kedaulatan negara, politik, ekonomi, pertahanan keamanan, sosial budaya dan komunitas umat beragama yg beradab. Dalam hal ini eksistensi badan dunia PBB hanyalah menjadi alat semata bagi kepentingan blok Barat, USA dan Israel untuk melegitimasi kepentingan mereka, antara lain : intervensi politik, intervensi militer dan melakukan embargo ekonomi belaka kepada negara lain yg telah ditetapkan sebagai target korban.

Meningkatnya eskalasi konflik di kawasan regional Suriah dan Iran tersebut, sangat mungkin dalam waktu dekat akan berkembang terus dan di ikuti oleh perang dalam skala luas, yakni antar negara sponsor dikawasan regional Suriah dan Iran menjadi perang besar antar negara dunia. Penomena tersebut tampak dari adanya berbagai indikator lain yg mulai tampak jelas, terutama faktor kepentingan nasional setiap negara dan faktor krisis ekonomi di kawasan zona Eropa dan Amerika serikat selaku raksasa kapitalis imperialis dunia.

Wallahu a’lam bish shawab.

Tentang apainitu

pemerhati umum
Pos ini dipublikasikan di POLITIK. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s